Research centre REACH

Dukungan Kelompok Sebaya terhadap Kepatuhan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru (Peer Group Support on the Treatment Adherence of Pulmonary Tuberculosis Patients)

Sitasi: Hasanah, U., Makhfudli, M., Ni’mah, L., Efendi, F., & Aurizki, G. E. (2019, March). Peer Group Support on the Treatment Adherence of Pulmonary Tuberculosis Patients. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 246, No. 1, p. 012033). IOP Publishing.

Dalam beberapa tahun terakhir, tuberkulosis paru menarik perhatian global karena sekitar 1,2 juta orang meninggal karena penyakit ini pada tahun 2014. Ketidakpatuhan pengobatan adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan angka kematian dan morbiditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer-group support terhadap kepatuhan berobat pada penderita tuberkulosis paru. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu dengan pre-test dan post-test group. Sampel berjumlah 36 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Variabel bebas adalah dukungan kelompok sebaya, sedangkan variabel terikat adalah kepatuhan berobat. Data dianalisis dengan uji Chi-square dan uji McNemar. Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa dukungan kelompok sebaya berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan berobat dalam sub variabel waktu minum obat (p = 0,005) dan McNemar’s menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test pada sub-sub variabel tersebut. variabel (p = 0,004). Hasil penelitian membuktikan bahwa dukungan kelompok sebaya dapat mempengaruhi kepatuhan waktu pengobatan pada pasien tuberkulosis paru. Dapat disimpulkan bahwa dukungan kelompok sebaya dapat digunakan sebagai intervensi pilihan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan TB paru pada pasien.

× How can I help you?