Research centre REACH

Penentu pemanfaatan rumah sakit di kalangan masyarakat miskin perkotaan di Indonesia (Determinants of hospital utilisation among urban poor societies in Indonesia)

Sitasi: Laksono, A. D., Wulandari, R. D., & Efendi, F. (2020). Determinants of hospital utilisation among urban poor societies in Indonesia. Int J Innov Creat Chang12(9), 375-87.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan pemanfaatan rumah sakit pada masyarakat miskin perkotaan di Indonesia. Data tersebut merupakan bagian dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Analisis tersebut melibatkan 57.296 masyarakat miskin perkotaan di Indonesia. Estimasi menggunakan uji regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur dan status perkawinan berpengaruh terhadap pemanfaatan rumah sakit. mereka yang bekerja memiliki kemungkinan 1,512 kali memanfaatkan rumah sakit dibandingkan mereka yang tidak bekerja: sedangkan mereka yang memiliki asuransi 0,513 kali lebih mungkin dibandingkan mereka yang tidak diasuransikan. Mereka yang memiliki waktu tempuh 15 menit memiliki kemungkinan 0,686 kali lipat dibandingkan mereka yang memiliki waktu tempuh> 15 menit. Sedangkan yang membutuhkan biaya transportasi Rp 10.000 ke rumah sakit memiliki kemungkinan 0,692 kali lipat dibandingkan dengan biaya transportasi> Rp 10.000 dalam memanfaatkan rumah sakit. Terdapat 6 determinan Pemanfaatan Rumah Sakit pada Urban Poor Society di Indonesia.

× How can I help you?