Research centre REACH

Kualifikasi keperawatan dan tenaga kerja untuk Association of Southeast Asian Nations Economic Community (Nursing qualification and workforce for the Association of Southeast Asian Nations Economic Community)

Sitasi: Efendi, F., Nursalam, N., Kurniati, A., & Gunawan, J. (2018, April). Nursing qualification and workforce for the association of Southeast Asian Nations economic community. In Nursing forum (Vol. 53, No. 2, pp. 197-203).

Migrasi perawat internasional di antara negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berpotensi meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dan akses bagi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Memberikan kualifikasi perawat dan standar lisensi yang setara serta meningkatkan ketersediaan tenaga kerja perawat telah menjadi tantangan bagi anggota ASEAN. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis secara komparatif informasi tentang pemeriksaan lisensi keperawatan (NLE) di seluruh negara ASEAN; dan 2) untuk menyajikan informasi tentang sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk angkatan kerja perawat yang sukses. Studi ini mengkaji semua dokumen yang diterbitkan tentang subjek dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sistem NLE ada di semua Negara Anggota ASEAN (AMS) kecuali Brunei, Vietnam, dan Lao PDR. Sistem pendidikan keperawatan juga berbeda-beda di setiap negara ASEAN. Bahasa sebagai alat komunikasi umum dan pemeriksaan keperawatan juga berbeda. Ketersediaan tenaga kesehatan yang berkualitas di tingkat daerah di atas ambang batas di beberapa daerah. Namun, di tingkat nasional, Indonesia, Myanmar, Kamboja, dan Laos berada di bawah ambang batas. Persyaratan lisensi profesional berbeda di antara perawat ASEAN sebagai bagian dari proses untuk menjadi perawat yang berkualifikasi di negara tuan rumah dan sumber. Kesepakatan Saling Pengakuan tentang layanan keperawatan harus membahas perbedaan dalam persyaratan NLE serta ketersediaan perawat.

× How can I help you?