Research centre REACH

Persepsi perawat terhadap penerapan patient safety di ruang rawat inap rumah sakit pendidikan (Nurses’ perception of the implementation of patient safety in the inpatient ward of a teaching hospital)

Sitasi: Setiawan, S., Suza, D. E., Arruum, D., & Efendi, F. (2009). Nurses’ Perception of The Implementation of Patient Safety in the Inpatient Ward of a Teaching Hospital.

Keselamatan pasien adalah sistem yang kompleks untuk mencegah cedera yang disebabkan oleh kesalahan dan memungkinkan perawat mempertimbangkan untuk mengambil tindakan atau tidak untuk menangani masalah keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi perawat tentang penerapan patient safety di ruang rawat inap rumah sakit pendidikan. Sebuah studi kualitatif digunakan. Sampel terdiri dari 20 perawat yang dilibatkan dalam FGD selama 70 menit. Analisis data menggunakan analisis isi yang dipandu oleh Collaizi. Penelitian ini menemukan 5 tema yang meliputi kejadian yang hampir membahayakan pasien selama shift, hambatan terkait pelaporan kejadian, informasi tentang kejadian yang harus dilaporkan, perhatian utama mengenai keselamatan pasien dan kebiasaan yang dilakukan untuk mengurangi risiko melakukan kesalahan. Penerapan patient safety masih perlu ditingkatkan karena masih minimnya persepsi perawat. Keselamatan pasien menempati posisi penting dalam pelayanan kesehatan yang diberikan dan berperan penting dalam persepsi perawat.

Model supervisi keperawatan terhadap tujuan keselamatan pasien di bangsal (Nursing supervision model toward patient safety goals on the ward)

Sitasi: Hadi, M., Turyatiningsih, T., Arofiati, F., & Efendi, F. (2009). Nursing Supervision Model toward Patient Safety Goals On The Ward.

Supervisi klinis model reflektif interaktif merupakan pedoman untuk implementasi tujuan keselamatan pasien di rumah sakit. Pengawasan ini mendukung orang yang diawasi untuk meningkatkan kesadaran diri dan pengembangan profesional dalam implementasi tujuan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model supervisi interaktif reflektif terhadap implementasi tujuan keselamatan pasien. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan pretest-posttest with control group design. Ada 24 subjek dalam intervensi dan 24 subjek dalam kelompok kontrol. Data diambil dengan menggunakan sampel acak berstrata proporsional. Analisis data menggunakan chi-square, independent sample t-test, paired sample t-test, korelasi Pearson, dan pengukuran berulang model linier umum digunakan untuk analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah pelaksanaan supervisi reflektif interaktif (p <0,000). Rata-rata skor pencapaian implementasi patient safety goal antar kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan. Pada kelompok intervensi, skor pencapaian mulai menunjukkan peningkatan mulai dari pengukuran kedua dan skor maksimal terlihat pada pengukuran kelima. Model reflektif interaktif supervisi klinis berpotensi dibutuhkan oleh kepala perawat sebagai pedoman dalam melakukan supervisi terhadap implementasi tujuan keselamatan pasien di rumah sakit.

× How can I help you?