Research centre REACH

Terapi kelompok suportif sebagai prediksi adaptasi psikologis pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi (Supportive group therapy as a prediction of psychological adaptation of breast cancer patients undergoing chemotherapy)

Sitasi: Azza, A., Susilo, C., & Efendi, F. (2018). Supportive group therapy as a prediction of psychological adaptation of breast cancer patients undergoing chemotherapy. Indian Journal of Public Health Research & Development9(10), 441-445.

Latar Belakang. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian wanita. Salah satu terapi untuk kanker payudara adalah kemoterapi. Kemoterapi memiliki efek samping fisik dan psikologis. Pasien perlu beradaptasi agar dapat mengikuti proses pengobatan kemoterapi, dan terapi kelompok suportif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan adaptasi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terapi kelompok suportif dalam meningkatkan adaptasi psikologis pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 35 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok selama perlakuan. Pre-test dan post-test dilakukan kepada masing-masing kelompok dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi. Hasil. Sebelum dilakukan terapi kelompok suportif skor rata-rata responden adalah 35,85 sedangkan setelah dilakukan terapi kelompok suportif skor rata-rata meningkat menjadi 43,82. Analisis statistik dengan menggunakan uji-t berpasangan menunjukkan p-value.000 <0,05 dan hal ini menunjukkan bahwa terapi kelompok suportif dapat meningkatkan adaptasi psikologi pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Kesimpulan. Terapi kelompok suportif dapat menjadi alternatif untuk membantu pasien kanker payudara beradaptasi dan menjalani kemoterapi.

× How can I help you?